Pasar Jarwo Akan Dibangun: Berapa Uang Rakyat Akan Dibelanjakan?

OPINI PUBLIK — SERI 3
Berapa Uang Rakyat yang Akan Dipakai untuk Membangun Kembali Pasar Jarwo?
FORMAT Pasuruan mendesak Pemerintah Kabupaten Pasuruan membuka rencana pembangunan, besaran anggaran, sumber pendanaan, dan mekanisme pengadaannya sebelum proyek dimulai.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyampaikan bahwa penutupan Pasar Jarwo dilakukan untuk penataan aset daerah agar lebih tertib, lebih nyaman, dan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kalau memang tujuannya untuk kepentingan masyarakat, tentu tidak ada alasan untuk menolak.

Namun, ada satu pertanyaan penting yang hingga hari ini belum dijawab.
Berapa uang rakyat yang akan dipakai untuk membangun kembali Pasar Jarwo?
Pertanyaan ini bukan bentuk kecurigaan.
Ini adalah hak masyarakat.

Sebab setiap pembangunan yang menggunakan APBD berasal dari pajak dan uang rakyat. Maka rakyat berhak mengetahui sejak awal bagaimana uang tersebut akan digunakan.
Kalau Sudah Ada Rencana, Bukalah kepada Publik

Tidak mungkin sebuah pasar ditutup tanpa ada rencana penataan.
Tidak mungkin pemerintah mengambil keputusan sebesar ini tanpa memiliki perhitungan biaya.
Artinya, pemerintah tentu sudah memiliki gambaran mengenai pembangunan yang akan dilakukan.

Kalau memang demikian, mengapa masyarakat belum diberi penjelasan?
Berapa nilai anggarannya? Dari mana sumber dananya? Apa saja yang akan dibangun? Kapan proyek dimulai? Siapa yang bertanggung jawab? Apakah proyek akan dikerjakan melalui proses tender yang terbuka?

Semua pertanyaan itu wajar, karena yang akan dibelanjakan adalah uang rakyat.
Keterbukaan Jangan Menunggu Proyek Dimulai
Selama ini masyarakat sering baru mengetahui besarnya anggaran ketika papan proyek sudah berdiri atau pekerjaan sudah berjalan. Padahal yang dibutuhkan publik adalah keterbukaan sejak awal — sebelum kontraktor dipilih,

sebelum uang dibelanjakan, sebelum pekerjaan dimulai. Justru pada tahap perencanaan itulah pengawasan masyarakat paling dibutuhkan.
FORMAT Pasuruan Mendesak Pemerintah Kabupaten Pasuruan

1. Membuka rencana penataan Pasar Jarwo kepada masyarakat secara transparan.
2. Menjelaskan besaran anggaran beserta sumber pendanaannya.
3. Menyampaikan rencana pembangunan, jadwal pelaksanaan, dan mekanisme pengadaan secara terbuka.
4. Menjelaskan OPD dan pejabat yang bertanggung jawab terhadap proyek tersebut.
5. Memastikan seluruh proses pembangunan dapat diawasi oleh masyarakat.
Transparansi Adalah Cara Terbaik Membangun Kepercayaan
FORMAT Pasuruan tidak menolak pembangunan. FORMAT Pasuruan juga tidak menolak penataan Pasar Jarwo. Yang kami minta hanya satu: keterbukaan.
Kalau prosesnya bersih, bukalah kepada masyarakat. Kalau anggarannya sudah disiapkan, sampaikan kepada publik. Kalau seluruh tahapan dilakukan sesuai aturan, masyarakat justru akan memberikan dukungan.

Karena yang akan digunakan bukan uang pejabat. Yang akan digunakan adalah uang rakyat.
Dan setiap rupiah uang rakyat berhak diketahui, diawasi, dan dipertanggungjawabkan kepada rakyat.

FORMAT Pasuruan akan mengawal Pasar Jarwo sejak tahap perencanaan, penganggaran, pengadaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban penggunaan uang rakyat.

Pasuruan, 4 Juli 2026
FORMAT Pasuruan
Ismail Makky, SE. SH., MM.
Ketua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *