Pembangunan proyek Rabat Beton Desa Pandan Krajan, Belum Lama Selesai Sudah Retak dan Rusak Parah
Mojokerto – //Cakranusantara.online – Pembangunan proyek Rabat Beton Desa Pandan Krajan di kecamatan kemlagi Kabupaten Mojokerto provinsi Jawa timur, yang baru beberapa minggu diselesaikan pembangunannya, karena melihat kondisi Rabat Beton yang baru hitungan hari dikerjakan, sudah pada retak retak dan patah dalam badan jalannya.
Karena diduga Proyek pembangunan tersebut asal-asalan, Aktivis ketua LSM Gempar masyarakat Kabupaten Mojokerto, Bang TIO angkat bicara, kepada awak media Cakranusantara, bahwa terkait permasalahan Proyek Pembangunan Rabat Beton di Desa Pandan Krajan, kamis (20/11/2025).
“Secara kasat mata serta fakta yang ada dilapangan, diduga pengerjaannya dilakukan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan spesifikasi teknis,” Bang TIO.
Jalan Pembangunan proyek Rabat Beton Desa Pandan Krajan Belum Lama Selesai Sudah Retak dan Rusak Parah.


Pembangunan proyek Rabat beton tersebut yang baru dikerjakan beberapa hitung hari sudah mengalami keretakan dan patah hingga sampai dasarnya.
Padahal kalau dilihat dari jumlah anggarannya, menurut Bang TIO jumlahnya sangat besar,
“Seharusnya pembangunan Rabat Beton tersebut berkualitas baik,” katanya dengan nada bicara kecewa.
“Saat ini, lanjut Bang TIO saya sedang mempersiapkan kelengkapan untuk lampiran surat yang akan saya kirimkan ke Kementrian PUPR, selain itu ada beberapa surat lainnya juga sudah saya persiapkan seperti ke Aparat Penegak Hukum (APH) mulai dari Kejaksaan, Kepolisian dan KPK RI,” jelasnya.
Bilamana pekerjaan tersebut tidak dibongkar, menurut Bang TIO pihaknya akan melayangkan surat tersebut kepada pihak yang terkait.
“Bahkan saya juga sudah membuat surat yang akan saya kirimkan kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo, supaya beliau tau kalau Programnya tidak dilaksanakan sesuai yang beliau harapkan,” tegas Bang TIO
(Bodeng)

