28 RT dan 5 RW Gadingrejo Resmi Dilantik, Camat dan Lurah Tekankan Peran Strategis RT-RW

KOTA PASURUAN – Sebanyak 28 Ketua Rukun Tetangga (RT) dan 5 Ketua Rukun Warga (RW) di Kelurahan Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, resmi dilantik. Pelantikan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran RT dan RW dalam pelayanan masyarakat serta mendukung berbagai program Pemerintah Kota Pasuruan.
Pelantikan dilakukan oleh Camat Gadingrejo, Dicky Yudho Asmoro, S.STP., MM., bersama Lurah Gadingrejo, Eko Suyanto, S.H. Kegiatan tersebut turut dihadiri Babinsa serta kader-kader Kelurahan Gadingrejo.
Dengan dilantiknya para pengurus lingkungan tersebut, pemerintah berharap RT dan RW tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga mampu menjadi penghubung yang efektif antara pemerintah dengan masyarakat.

Camat: RT-RW Perpanjangan Tangan Wali Kota
Camat Gadingrejo, Dicky Yudho Asmoro, S.STP., MM., menegaskan bahwa keberadaan RT dan RW sangat penting karena menjadi pihak yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Ia berharap para Ketua RT dan RW yang baru dilantik dapat membantu pemerintah dalam menyosialisasikan serta mendukung berbagai program kerja Pemerintah Kota Pasuruan.
“Harapan saya, harapan kami selaku Pemerintah Kota Pasuruan, dengan dilantiknya Ketua RT dan Ketua RW yang baru, nanti bisa membantu Pemerintah Kota Pasuruan untuk membantu sosialisasi, membantu program kerja Pemerintah Kota Pasuruan, Pak Wali Kota secara umum,” ujarnya.
Menurut Dicky, RT dan RW memiliki posisi strategis sebagai penghubung pemerintah dengan masyarakat di tingkat paling bawah.
“Pak RT, Pak RW adalah perpanjangan tangan daripada Pak Wali Kota sebenarnya. Jadi tanpa mereka ya kita tidak bisa apa-apa. Makanya Pak RT, Pak RW sangat penting sekali di sini,” tegasnya.

Ia juga berharap seluruh RT dan RW yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dan kewenangannya dengan baik serta memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa adanya kendala yang berarti.
“Kami berharap RT RW yang baru bisa melaksanakan tugas dan kewenangannya dengan baik dan tanpa halangan yang berarti,” pungkasnya.
Lurah: Jangan Hanya Beri Ikan, Tetapi Berikan Kail
Sementara itu, Lurah Gadingrejo Eko Suyanto, S.H., berharap para RT yang baru dilantik dapat ikut mendukung program pemerintah, terutama dalam upaya menyelesaikan berbagai persoalan sosial sekaligus mendorong kemandirian masyarakat.
Menurut Eko, pemberdayaan masyarakat perlu menjadi perhatian bersama. Bantuan yang diberikan pemerintah maupun pihak lainnya diharapkan tidak hanya menyelesaikan kebutuhan warga dalam jangka pendek, tetapi juga mampu menjadi jalan menuju kemandirian.
“Yang saya harapkan, RT baru ini bisa mendukung program, termasuk apa yang menjadi keinginan kita untuk menuntaskan persoalan. Kita arahkan seperti yang saya sampaikan tadi: jangan hanya diberi ikan, tetapi berikan kail,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bantuan yang hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sesaat pada akhirnya akan cepat habis. Karena itu, bantuan sebaiknya diarahkan untuk mendukung pekerjaan, usaha atau kegiatan produktif yang dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.
“Kalau hanya diberi, memang bisa selesai dan cepat habis. Tetapi kalau bantuan itu digunakan untuk mendukung pekerjaan atau usaha, manfaatnya bisa lebih panjang. Karena kita masih sangat membutuhkan upaya pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, RT memiliki peran penting untuk mengetahui kondisi masyarakat di lingkungannya. Melalui koordinasi yang baik antara RT, RW, kelurahan dan kecamatan, berbagai persoalan warga diharapkan dapat lebih cepat diketahui dan dicarikan solusi.
Bukan Sekadar Seremoni
Pelantikan 28 RT dan 5 RW Kelurahan Gadingrejo diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Para pengurus yang baru diharapkan mampu menjalankan amanah dengan memberikan pelayanan yang baik, menyerap aspirasi masyarakat, menjaga kerukunan serta mendukung program pemerintah.
Sinergi antara pemerintah dan RT-RW menjadi penting karena keberhasilan program pemerintah tidak hanya ditentukan oleh kebijakan di tingkat atas, tetapi juga oleh bagaimana program tersebut diterima, dipahami dan dilaksanakan di tengah masyarakat.
Dengan peran aktif RT dan RW, Pemerintah Kota Pasuruan berharap pelayanan masyarakat semakin dekat, komunikasi antara pemerintah dan warga semakin terbuka, serta upaya pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Gadingrejo dapat berjalan secara berkelanjutan.
(Hr)
