Setelah Ada Perbaikan Kondisi Bangunan Masih Sama, Warga Berharap Bongkar dan Bangun Ulang

 

Nganjuk – Setelah ramai diberitakan beberapa media, tentang dugaan pembangunan sistem drainase (u ditch) di Desa Nglawak Kecamatan Kertosono yang asal jadi.

Saat di hubungi tim media, pihak pelaksana berjanji akan memperbaiki drainase yang di keluhkan warga setempat.

Informasinya proyek pembangunan sistem drainase (u ditch) sudah diperbaiki. Saat tim media turun ke lokasi, perbaikan tersebut cuma sebatas menggunakan luluh (adukan pasir dan semen).

Di lokasi juga banyak ditemukan kejanggalan, diantaranya adukan luluh diduga kurang semen, luluh juga sudah mulai mengelupas serta masih banyak lubang-lubang yang belum tertutup.

Kondisi bangunan yang masih sama atau tidak berubah setelah dilakukan perbaikan merupakan bentuk kegagalan bangunan atau setidaknya cacat pekerjaan yang menunjukkan perbaikan tidak efektif.

Naryo tokoh masyarakat setempat merasa gerah dan kecewa pada pelaksanaan proyek tersebut, dia berharap bangunan tersebut di bongkar dan di pasang ulang.

“Saya kecewa dengan pekerjaan ini, saya juga berharap di bongkar dan di pasang ulang serta di rapikan pekerjaannya. Lubang-lubang tersebut sangat membahayakan pejalan kaki, terutama anak kecil.” Keluhnya, Jum’at (27/2)

Naryo juga menambahkan, “Sebelum ada saluran drainase u ditch, jalan tidak pernah banjir. Anehnya setelah di pasang u ditch jalan jadi sering banjir di waktu hujan, karena air tidak bisa mengalir dan meresap. Kalau di lihat secara kasat mata, saluran tersebut tidak ada sudut kemiringan yang mengakibatkan air tidak bisa mengalir.” Tambahnya.

Atas kejadian tersebut kontraktor wajib melakukan pemeliharaan, dalam masa ini kontraktor wajib memperbaiki cacat pekerjaan tersebut.

Adapun sanksi bagi kontraktor, mereka dapat dikenakan sanksi berdasarkan kontrak atau hukum yang berlaku termasuk ganti rugi atas kegagalan proyek tersebut.

(Pras)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *