1,5 TAHUN MENJABAT, MANA REALISASI JANJI UNTUK ALASTLOGO?

OPINI FORMAT PASURUAN — SERI 6
JANJI POLITIK MENYELESAIKAN ALASTLOGO, JANGAN SAMPAI BERAKHIR MENJADI JANJI PALSU
ALASTLOGO MEMBUTUHKAN BUPATI YANG MENEPATI JANJI, BUKAN SEKADAR MEMBERI JANJI

Politik pada akhirnya akan diuji oleh waktu.
Janji kampanye boleh terdengar indah. Pidato boleh menggugah. Komitmen boleh disampaikan di hadapan ribuan orang. Namun rakyat tidak akan menilai seorang pemimpin dari apa yang diucapkannya saat kampanye. Rakyat akan menilai dari apa yang dikerjakannya setelah memperoleh mandat.

Persoalan Alastlogo bukanlah persoalan baru.
Sengketa lahan di Lekok dan Nguling telah berlangsung bertahun-tahun. Karena itulah, ketika masa kampanye, masyarakat Pasuruan Timur menaruh harapan besar kepada calon pemimpin yang menyatakan akan memperjuangkan penyelesaian persoalan Alastlogo.

Kini, sekitar 1,5 tahun setelah menjabat sebagai Bupati Pasuruan, masyarakat Alastlogo justru kembali menutup Jalur Pantura.
Bukan karena persoalannya telah selesai.
Melainkan karena mereka merasa penyelesaiannya belum memberikan kepastian yang mereka harapkan.

Di sinilah publik berhak mengingat kembali janji-janji politik yang pernah disampaikan oleh Bupati Rusdi Sutejo.
Mana janji membawa persoalan Alastlogo kepada Presiden Prabowo Subianto?
Mana tindak lanjut atas komitmen yang pernah disampaikan kepada masyarakat?
Mana pelaksanaan janji anda yang tertuang pada MoU dengan masyarakat Sumberanyar terkait penyelesaian Alastlogo?

Pertanyaan-pertanyaan itu bukan lahir dari kebencian.
Bukan pula untuk menjatuhkan siapa pun.
Pertanyaan itu lahir karena rakyat masih mengingat janji yang pernah disampaikan.
Rakyat memberikan suara karena percaya.
Rakyat memberikan mandat karena berharap.
Masyarakat berhak meminta pertanggungjawaban atas realisasinya dari janji dan MoU itu.
Masyarakat Alastlogo tidak membutuhkan janji baru.
Mereka membutuhkan kepastian.
Mereka membutuhkan langkah nyata.

Dan yang paling mereka butuhkan adalah seorang Bupati yang menunjukkan bahwa janji politik bukan sekadar bahan kampanye, melainkan komitmen yang terus diperjuangkan sampai menghasilkan penyelesaian.

Karena bagi rakyat, janji politik tidak berakhir pada hari pencoblosan. Janji politik baru benar-benar diuji setelah seseorang memperoleh kekuasaan dan kewenangan untuk mewujudkannya.

FORMAT Pasuruan (Forum Rembuk Masyarakat Pasuruan) — memantau dan mengawal akuntabilitas publik di Kabupaten Pasuruan.

Oleh ; FORMAT PASURUAN – Ismail Makky, SE. SH., MM. (Ketua)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *