PEMDES JIMBE GELAR REMBUK STUNTING, FOKUSKAN PENCEGAHAN SEJAK MASA KEHAMILAN


JIMBE, KADEMANGAN, BLITAR – Pemerintah Desa Jimbe, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, menggelar Rembuk Stunting pada Selasa (30/6/2026) sebagai bentuk komitmen memperkuat percepatan penurunan angka stunting melalui langkah pencegahan yang dimulai sejak masa kehamilan.

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Kademangan, Ketua dan anggota BPD Desa Jimbe, Bidan Desa, Ketua TP PKK Desa Jimbe, pendamping desa, kader kesehatan, kader PKK, kader RW se-Desa Jimbe, serta berbagai unsur terkait lainnya. Dalam kesempatan itu juga dilakukan evaluasi terhadap 14 anak yang masuk dalam pemantauan stunting di Desa Jimbe.

Rembuk Stunting dibuka langsung oleh Kepala Desa Jimbe, Fendi Gira Santoso, S.Sos. Dalam sambutannya, selain menegaskan pentingnya percepatan penanganan stunting, ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sebagai bagian dari upaya menciptakan desa yang sehat dan kondusif.

Menurut Fendi, program penanganan stunting tidak semata-mata berfokus pada 14 anak yang saat ini terdata mengalami stunting, tetapi lebih diarahkan pada upaya pencegahan agar tidak muncul kasus baru di kemudian hari. “Program stunting bukan hanya berfokus pada 14 anak yang saat ini masuk kategori stunting. Yang lebih penting adalah bagaimana kita melakukan pencegahan sejak dini, terutama kepada ibu hamil dan balita, agar angka stunting terus menurun,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Kademangan dalam arahannya menegaskan bahwa pencegahan stunting harus dimulai sejak masa kehamilan. Perhatian terhadap kesehatan ibu hamil, pemenuhan gizi yang seimbang, serta pemantauan tumbuh kembang balita menjadi faktor utama dalam menekan angka stunting.
Ia juga meminta bidan desa, kader kesehatan, kader Posyandu, dan pendamping desa untuk terus aktif memberikan edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, sosialisasi yang berkelanjutan mengenai pentingnya kesehatan ibu dan anak merupakan kunci dalam menciptakan generasi yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting.

Melalui kegiatan Rembuk Stunting ini, Pemerintah Desa Jimbe berharap seluruh elemen masyarakat semakin memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting secara terpadu. Dengan kolaborasi seluruh pihak, angka stunting di Desa Jimbe diharapkan terus menurun, sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (G)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *