DIDUGA SARANG KORUPSI! PROYEK REVITALISASI TK DWP PUNDUTTRATE BENJENG TEMUAN PEKERJA TANPA APD & BEGEL BESI TAK SESUAI RAB, DUGAAN OKNUM PEMDES PUNDUTTRATE IKUT RAUB KEUNTUNGAN
Gresik -//Cakranusantara.online – Proyek Revitalisasi Saluran di TK DWP Punduttrate, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik diduga kuat bermasalah Dan sarang korupsi. Tim investigasi http://Cakranusantara.online bersama LSM menemukan sejumlah kejanggalan saat turun ke lokasi pada Jumat (04/09/2026). Dugaan kuat Pemdes Punduttrate ikut baug Di urusan Revitalisasi TK DWP Punduttrate.
Dua temuan utama: pekerja tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dan adanya perbedaan ukuran besi begel di lapangan yang diduga tidak sesuai RAB.
Temuan 1: Pekerja Tanpa APD
Di lokasi proyek, para pekerja terlihat tidak memakai perlengkapan keselamatan kerja. Rompi, helm, dan sepatu safety tidak digunakan.
Padahal standar K3 wajib diterapkan di setiap proyek pembangunan agar meminimalisir risiko kecelakaan kerja.
Temuan 2: Ukuran Besi Begel Janggal, Ada 6 dan 8
Yang lebih disorot adalah material besi begel. Tim menemukan di lapangan ada 2 variasi ukuran besi yang digunakan untuk begel, yaitu ukuran 6 dan ukuran 8.
Saat dikonfirmasi via telepon, Pak Huda selaku perencana pembangunan TK DWP Punduttrate menegaskan:
> “Kalau RAB besi buat begel itu 8 mas, semuanya.”
Namun fakta di lapangan bertolak belakang. Tim secara riil menemukan adanya pencampuran besi ukuran 6 dan 8 untuk begel.
Lebih mengejutkan, saat dikonfirmasi ke Pak Anam selaku Kabib, jawabannya justru berbeda.
Saat ditanya soal RAB Revitalisasi di TK DWP Punduttrate terkait besi yang dicampur ukuran 6 dan 8 untuk begel, Pak Anam menjawab:
> “Gak Pp mas.”
Jawaban tersebut menimbulkan tanda tanya besar. Apakah memang ada pembiaran penggunaan material tidak sesuai spesifikasi?
Dugaan Pelanggaran
1. *K3*: UU No.1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja mewajibkan penyedia jasa menyediakan dan mewajibkan APD.
2. *Kualitas Material*: Jika RAB menyebut besi 8 namun di lapangan dicampur besi 6, maka berpotensi merugikan negara dan membahayakan struktur bangunan.
3. *Transparansi*: Perbedaan statment antara perencana dan kabib patut diuji lebih lanjut.
Hak Jawab 1×24 Jam
Redaksi membuka ruang klarifikasi kepada:
1. *Pak Huda – Perencana Pembangunan TK DWP Punduttrate*
2. *Pak Anam – Kabib*
3. *Kepala Sekolah TK DWP Punduttrate*
4. *Dinas Pendidikan Kab. Gresik*
5. *Inspektorat Kab. Gresik*
6. *kepala Desa Punduttrate
Tim investigasi http://Cakranusantara.online dan LSM menyatakan akan terus mengawal kasus ini hingga ada audit dan penjelasan resmi dari pihak terkait. (Bodeng)
