Diduga Lepas Tanggung Jawab, BOK/Jembatan Rusak di Proyek Rabat Beton CV Berkah Karya Belum Juga Diperbaiki
LAMONGAN – //Cakranusantara.online// – Kondisi BOK/jembatan yang terlihat ambruk dan rusak di sekitar lokasi proyek rabat beton Jalan Raya Mantup arah Balongpanggang hingga kini belum juga mendapatkan perbaikan dari pihak pelaksana proyek, yakni CV Berkah Karya.
Padahal sebelumnya, pihak media Cakranusantara.online telah memberitakan terkait kerusakan BOK/jembatan tersebut yang diduga terdampak aktivitas proyek rabat beton di lokasi tersebut.
Saat dikonfirmasi beberapa hari lalu, DIYON selaku TPK dari CV Berkah Karya sempat menyampaikan bahwa kerusakan tersebut akan segera diperbaiki secepatnya. Namun hingga kini, kurang lebih sudah berjalan empat hari, kondisi BOK/jembatan masih terlihat ambruk dan rusak tanpa adanya tindakan nyata perbaikan di lapangan.
Hal tersebut menuai sorotan dan kekecewaan dari masyarakat pengguna jalan. Warga menilai pihak pelaksana proyek terkesan lepas tangan dan tidak bertanggung jawab terhadap kerusakan yang terjadi di sekitar area pekerjaan proyek. Dan ingin memanfaatkan untuk memperkaya diri.
“Dulu katanya mau segera diperbaiki, tapi sampai sekarang masih saja rusak dan dibiarkan begitu saja,” ujar salah satu warga sekitar yang enggan disebut namanya.
Selain persoalan BOK/jembatan yang belum diperbaiki, masyarakat juga menyoroti minimnya aspek keselamatan kerja di lokasi proyek.
Hingga saat ini, di area pekerjaan rabat beton tersebut juga terlihat tidak adanya rambu-rambu peringatan maupun tanda pengaman jalan bagi pengguna jalan yang melintas, terutama pada malam hari.
Kondisi tersebut dinilai sangat membahayakan pengendara karena jalan terlihat gelap dan tidak terdapat tanda peringatan adanya kerusakan maupun aktivitas proyek di sekitar lokasi, Masyarakat berharap pihak terkait maupun instansi pengawas segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta memberikan teguran kepada pihak pelaksana proyek agar segera bertanggung jawab melakukan perbaikan dan memasang rambu-rambu keselamatan demi keamanan pengguna jalan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV Berkah Karya maupun DIYON selaku TPK proyek belum memberikan keterangan lanjutan terkait belum diperbaikinya BOK/jembatan yang rusak tersebut. (Bodeng)

