BUKA BERSAMA DPD LSM LIRA KABUPATEN TRENGGALEK DAN MENDEKLARASIKAN TIM SATGAS MBG UNTUK MENGAWAL PROGRAM PRESIDEN RI
Trenggalek, Ramadhan 1447 H.
LSM LIRA Kabupaten Trenggalek,
Mengisi kegiatan rutin setiap Tahunya dengan berbagi takjil dan Berbuka Puasa bersama,
Tak hanya itu kegiatan tersebut juga di jadikan momen untuk Mendeklarasikan TIM SatuanTugas (SATGAS ) Makan Bergisi Gratis (MBG)
Berangkat dari sejumlah keluhan di beberapa titik lokasi,suara masyarakat dan brita di medsos terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga swadaya masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten trenggalek resmi mendeklarasikan Satuan Tugas (Satgas) MBG, sabtu (14/03/2026).
Pembentukan satgas tersebut bertujuan untuk mengawal dan memantau jalanya Program Pemerintah.
maraknya permasalahan, keluhan, dilapanggan maupun kejanggalan dalam pelaksanaan penyaluran program pemerintah tersebut yang belakangan ini banyak dikeluhkan oleh sebagian Masyarakat penerima manfaat Makan Bergisi Gratis.
Bupati LSM LIRA Kabupaten Trenggalek, Wijianto wibowo, mengatakan, pembentukan SATGAS sesuai arahan Gubernur LIRA JATIM yang selau kritis dalam mengawal Program-Program pemerintah supaya tidak di selewengkan serta tidak ada pelanggaran guna mengantisipasi munculnya praktik korupsi
Mendengar Melihat Berbuat itulah langkah kami.”terangnya
Ia menghimbau kepada seluruh Masyarakat, Wali Murid maupun pihak Sekolah agar tidak ragu memberitahukan kami jika menemukan adanya kendala atau dugaan permasalahan dalam pelaksanaan program MBG. Tambahnya.
pada prinsipnya mendukung program pemerintah yang digagas Presiden Prabowo Subianto terkait penyediaan makanan bergizi bagi Ibu hamil,balita,siswa pelajar,difabel maupun lansia ini bagus
ia menegaskan agar program tersebut tidak disalah gunakan oleh pihak-pihak tertetentu.” Tegasnya
LSM LIRA juga akan menurunkan Tim Advokasi dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) LIRA bila ditemukan praktik korupsi di wilayah Kabupaten Trenggalek.
dalam kesempatan yang sama LSM LIRA juga membahas permasalahan yang dikeluhkan dari masyarakat terkait infrastruktur Ruas Jalan Ngares – simpang Bendungan Bagong yang sudah terbengkalai mulai Tahun 2018 sampai sekarang belum ada pembenahan yang baik dan hanya di tembel sehingga menjadikan jalan tersebut berlubang dan sulit untuk di lalui,”pungkasnya
(Biro& tim)

