Kemacetan Hingga 10 Kilometer Warnai Jalur Utama Surabaya–Banyuwangi
Media: Cakra Nusantara Online
Rubrik: Peristiwa & Lalu Lintas
Tangga21 Februari 2026l Terbit:
Penulis: LIQ
Pasuruan – Arus lalu lintas di jalur utama penghubung Surabaya–Banyuwangi mengalami kemacetan panjang, Sabtu (21/2/2026) dini hari. Kepadatan terjadi di ruas Jalan Surabaya–Pasuruan, tepatnya di wilayah Latek, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Kemacetan dipicu proyek rekonstruksi jalan berskala besar yang memakan sebagian badan jalan di sisi rel kereta api. Akibatnya, arus kendaraan dari dua arah harus diberlakukan sistem buka-tutup atau bergantian melintas.
Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan mengular cukup panjang dengan estimasi mencapai tujuh hingga sepuluh kilometer. Kendaraan roda dua maupun roda empat bergerak sangat lambat, bahkan di sejumlah titik terjadi penumpukan karena penyempitan jalur. Kondisi ini semakin diperparah dengan melintasnya kendaraan besar seperti truk dan bus yang mendominasi jalur distribusi logistik.
Jalur Surabaya–Banyuwangi sendiri merupakan akses vital penghubung kawasan tapal kuda dan jalur utama distribusi barang antar kota di Jawa Timur. Tingginya volume kendaraan dari dua arah membuat kepadatan sulit terurai dalam waktu singkat.
Petugas lalu lintas tampak melakukan pengaturan arus untuk mengurai kemacetan. Namun, panjangnya antrean membuat proses normalisasi diperkirakan membutuhkan waktu hingga pekerjaan proyek selesai atau setidaknya memasuki tahap yang lebih aman dilalui kendaraan.
Pengguna jalan diimbau untuk mengatur waktu perjalanan, memastikan kondisi kendaraan tetap prima, serta mempertimbangkan jalur alternatif guna menghindari kepadatan. Keselamatan dan kepatuhan terhadap arahan petugas menjadi faktor utama dalam menjaga kelancaran bersama.(LIQ)

