Diduga Lontarkan Ucapan Tidak Pantas Terkait Wartawan yang Telah Meninggal, Kades Domas Jadi Sorotan
GRESIK – //Cakranusantara.online – Sejumlah pihak menyoroti dugaan ucapan yang disampaikan Kepala Desa Domas, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, yang dinilai tidak pantas karena menyebut nama wartawan yang telah meninggal dunia.
Informasi yang beredar menyebutkan adanya pernyataan bernada sindiran dan umpatan yang ditujukan kepada almarhum wartawan, di antaranya alm Imam Syafi’i dan alm Baidowi. Ucapan tersebut disebut memunculkan reaksi dari sejumlah rekan jurnalis dan masyarakat yang menilai bahwa nama orang yang telah meninggal seharusnya tetap dihormati.
Dalam ucapannya sri retno menyampaikan dengan bahasa jawa ” Jongor yo iku nek garai lurah – lurah, sakerah bongkoh, imam deglok bongkoh ” Ucap kepala desa yang sungguh tidak mecerminkan sosok kepala desa
Beberapa kalangan meminta agar persoalan tersebut diklarifikasi secara terbuka untuk menghindari kesalahpahaman serta menjaga hubungan baik antara pemerintah desa dan insan pers.
“Jika benar pernyataan itu disampaikan, tentu sangat disayangkan. Namun semua pihak perlu mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menunggu penjelasan resmi dari yang bersangkutan,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari Kepala Desa Domas terkait dugaan pernyataan tersebut. Media masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh penjelasan dan klarifikasi secara berimbang.
Sesuai prinsip jurnalistik, pemberitaan ini akan diperbarui setelah terdapat tanggapan resmi dari pihak terkait. (Bodeng)

