PJU Dibiarkan Padam, Ketua KSM Nguling Sentil Kinerja Dishub: Warga Terancam Begal di Jalan GunungSir Kapasan
PASURUAN|Padamnya lampu penerangan jalan umum (PJU) di ruas Jalan GunungSir, Dusun Kapasan Krajan RT 09 RW 02, Desa Kapasan, Kecamatan Nguling, bukan sekadar gangguan fasilitas. Kondisi ini dinilai sebagai bentuk kelalaian yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.
Sorotan tajam dilontarkan Ketua KSM Nguling LSM GMBI Distrik Pasuruan, Hermali Wijaya. Ia menilai matinya PJU yang dibiarkan berlarut-larut menunjukkan lemahnya respon dan pengawasan dari instansi terkait.

“Ini bukan persoalan sepele. Jalan ini gelap total saat malam hari. Kalau sampai terjadi pembegalan atau kecelakaan, siapa yang bertanggung jawab?” tegasnya dengan nada keras.
Menurutnya, ruas Jalan GunungSir merupakan jalur vital yang aktif dilalui warga. Namun ironisnya, hingga kini belum ada tindakan nyata dari Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan sebagai penanggung jawab utama PJU.
“Kami melihat ini seperti ada pembiaran. Jangan tunggu ada korban dulu baru bergerak,” lanjutnya.
Hermali juga mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang untuk tidak lepas tangan, terutama dalam memastikan kondisi tiang dan jaringan penunjang tetap layak. Sementara itu, jika kendala berasal dari pasokan listrik, PLN diminta segera turun melakukan penanganan.
Ia menegaskan, kondisi gelap di kawasan tersebut sudah masuk kategori rawan kriminalitas, khususnya aksi begal yang mengintai pengguna jalan pada malam hari.
“Ini menyangkut nyawa masyarakat.Pemerintah jangan tutup mata. Kalau tidak segera ditangani, kami siap membawa persoalan ini ke tingkat yang lebih tinggi,” tegasnya.
Warga setempat kini hanya bisa berharap adanya tindakan cepat dari pemerintah sebelum situasi semakin memburuk. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi maupun langkah konkret dari instansi terkait terkait perbaikan PJU di lokasi tersebut.
(Biro hr)

