Insiden konflik kekerasan terjadi d gelora kraksan, kini kian memanas//aggota Ormas dorong anggota pkl hingga jatuh tersungkur

 

PROBOLINGGO, – 30-Nov-2025, 20:29 WIB //: Abdul Sakur, warga Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,! diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh seorang pria asal Desa Sindetlami, Kecamatan Besuk. Sakur, yang merupakan anggota Paguyuban PKL Gelora Merdeka Kraksaan, mengaku didorong dengan keras hingga hampir terjatuh.//

 

 

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (26/11) malam sekitar pukul 20.00 WIB di kawasan Gelora Café, tepatnya di sisi timur-selatan Stadion Gelora Merdeka Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.//

 

 

Menurut keterangan Sakur, kejadian bermula saat dirinya terlibat perdebatan dengan Kepala Dinas DKUPP Kabupaten Probolinggo, Sugeng Wiyanto, terkait persoalan lahan parkir di area tersebut. Setelah Sugeng meninggalkan lokasi, adu argumen kembali terjadi antara Sakur dan seorang pria yang disebut-sebut sebagai anggota salah satu organisasi masyarakat (ormas) di Probolinggo. Perdebatan itu berakhir dengan aksi dorongan keras yang membuat Sakur hampir terjatuh.//

 

Aksi dorong tersebut disaksikan langsung oleh Jessica yang sempat mendokumentasikan pasca kejadian, dan ia juga salah seorang PKL di Gelora Merdeka dan kemudian melaporkan insiden itu kepada Ketua Paguyuban PKL Gelora Merdeka Kraksaan, Didik Tri Wahyudi.//

 

Saat dikonfirmasi, Didik membenarkan adanya kejadian tersebut.”

 

“Benar, mas. Ada dugaan percobaan penganiayaan terhadap anggota kami yang dilakukan oleh oknum salah satu ormas,” ujar Didik kepada media.//

 

Didik menambahkan bahwa pihaknya sudah melakukan konsultasi dengan L3GAM (gabungan 6 LSM Probolinggo) untuk pendampingan proses pelaporan ke pihak berwajib.//

 

Didit Laksana dari L3GAM turut membenarkan hal tersebut dan menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal kasus ini sampai tuntas.//

(Abd Kholik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *