Di Duga Alirkan Air Limbah Ke Saluran Irigasi Sungai Kali, Pabrik PT sumber kemenangan sejahtera abadi (PT.SKSA) Tanpa Ada Tanggung Jawab, Jadi sorotan masyarakat..
Lamongan – //Cakranusantara.online – Kegiatan Aktivitas pabrik PT sumber kemenangan sejahtera abadi (PT.SKSA) pengelola Rajungan (udang) Di Dusun Glugu Desa Mantup kecamatan Mantup kabupaten Lamongan. Menjadi sorotan masyarakat dengan adanya Dugaan Pembuangan Limbah ke Air sungai got.
Hal ini disampaikan Bodeng Si rambut jambul merah salah satu dari media Cakranusantara yang langsung turun ke masyarakat dan ke lapangan pabrik PT sumber kemenangan sejahtera abadi (PT.SKSA) tersebut terkait aduan dari beberapa masyarakat dusun Glugu atau warga yang terdampak dirugikan Bodeng Si Rambut jambul merah memberikan keterangan Pers ke awak media , minggu (04/01/2026).
Menurut Bodeng si rambut jambul merah Rajungan, Limbah pencucian atau penggilingan udang di duga disalurkan dan dialirkan ke sungai kali dan saluran irigasi secara langsung tanpa ada proses pengelolaan, sehingga berpotensi melebihi batas baku mutu air.
” Limbah Rajungan/udang yang dialirkan ke sungai kali itu bauhnya sangat menyengkat dan mengefek kan virus bauh yang sangat menyengat bisa membuat hidung bersin-bersin dan mengakibatkan nafsu makan”, Tandasnya
Lebih lanjut dikatakan Bodeng si rambut jambul merah, di samping dialirkan ke sungai kali juga dialirkan ke irigasi persawahan.
” Sehingga bauh limbah air udang tersebut Sangat menganggu aktivitas masyarakat khusus nya masyarakat dusun Glugu yang terdekat pabrik atau yang terdampak, dikarenakan Bauh nya sangat menyelengat bauh basin. Dan berdampak pada kesuburan tanah, ‘Ungkap Bodeng si rambut jambul merah.
Saat di wawancarai beberapa Warga Dusun Glugu Bpk. Irwnto, Bpk. Joko, Abh. Kasmadi, Bpk. Ngali susantok, hususnya warga yang mempunyai area persawahan Dan tempat tinggal di area Pabrik PT sumber kemenangan sejahtera abadi (PT.SKSA) berharap ada tindakan tegas dari pihak dinas terkait.
” Agar PT sumber kemenangan sejahtera abadi (PT.SKSA) tidak membuang limbah air udang sembarangan dan mematuhi peraturan yang berlaku, agar tidak merugikan orang lain, ” Tegas kordinator Bpk Irwanto selaku dusun Glugu dan yang mempunyai lokasi warung kurang lebih jarak 200m dari PT sumber kemenangan sejahtera abadi (PT.SKSA).
Saat Tim investigasi mencoba menemui HRD atau Menejer PT sumber kemenangan sejahtera abadi (PT.SKSA) Blm bisa ditemui, ujar penjaga PT sumber kemenangan sejahtera abadi (PT.SKAA) / Satpam.
Bagaimana tanggapan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lamongan . . . ??
Ikuti berita Selanjutnya.. (Bodeng)


Harap penulis memperhatikan Kode Etik Jurnalistik dalam setiap pemberitaannya, termasuk pemberitaan haruslah benar dan tidak mencemarkan nama baik perseorangan atau institusi, PT. SKSA bergerak di bidang pengolahan daging rajungan bukan udang, dimana dalam proses produksinya tidak menimbulkan bau ataupun limbah seperti pada perusahaan perikanan (ikan dan udang) pada umumnya. PT. SKSA melalukan proses pengelolaan limbah dan memiliki sertifikat SLO dari DLH Lamongan, dan PT. SKSA melakukan kewajibannya dengan melaporkan hasil uji limbah sesuai dengan ketentuan kepada dinas LH Lamongan. PT. SKSA telah diaudit dan memiliki sertifikat berstandard internasional seperti BRC dan SMETA.
Terimakasih atas masukan nya, tapi wartawan kami telah melakukan investigasi secara langsung dan ikut dalam sidak yang dilakukan oleh DLH kemaren