MAKI Jatim Tegaskan Dukungan Penuh untuk Khofifah–Emil, Peringatkan Pihak Pengadu Domba

Jakarta – Pelantikan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur periode 2025–2030 oleh Presiden RI Prabowo Subianto, Kamis (20/2/2025), mendapat sorotan sekaligus penegasan dari Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur.
Ketua MAKI Koorwil Jawa Timur, Heru MAKI, menilai keberlanjutan kepemimpinan Khofifah–Emil adalah bukti nyata kepercayaan masyarakat Jawa Timur. Menurutnya, pasangan ini telah menunjukkan harmoni dan kekompakan yang tidak mudah digoyahkan.
> “Kedua pemimpin ini adalah simbol kekompakan dan saling melengkapi. Tidak gampang diintervensi atau dipecah belah oleh pihak yang memang tidak suka dengan harmonisasi kepemimpinan di Jawa Timur,” tegas Heru.
Heru MAKI juga mengeluarkan peringatan keras kepada pihak-pihak yang mencoba mengganggu jalannya pemerintahan melalui narasi adu domba atau isu-isu yang menyesatkan.
> “Kalau ada yang coba main di ranah adu domba atau mengedepankan hasutan, sebaiknya minggat saja dari Bumi Majapahit. Masyarakat Jawa Timur tidak butuh kegaduhan,” ujarnya.
Terkait isu dugaan penyimpangan dana hibah yang tengah diselidiki KPK, Heru menegaskan keyakinannya bahwa Khofifah maupun Emil sama sekali tidak terlibat.
> “Kami yakin dua juta persen Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur tidak ada kaitannya dengan kasus hibah itu. Kita percayakan penuh kepada KPK untuk menuntaskan persoalan ini. Jangan ada pihak lain yang bicara ngawur,” tambahnya.
MAKI Jatim menutup sikapnya dengan mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu mendukung program pembangunan dan tidak terjebak pada narasi hoaks.
> “Jawa Timur sedang baik-baik saja. Mari bersama-sama mendukung program pembangunan Pemprov Jatim dan mengawal dengan arif serta bijaksana demi kesejahteraan masyarakat,” pungkas Heru.
