Tiga Lembaga Pegiat Antikorupsi Satukan Visi-Misi, Dorong Sidoarjo Bersih dari Korupsi

Tiga Lembaga Pegiat Antikorupsi Satukan Visi-Misi, Dorong Sidoarjo Bersih dari Korupsi

Rabu, 31 Desember 2025

Komitmen pemberantasan korupsi di Kabupaten Sidoarjo terus menguat. ORMAS GRAIB JAYA DPD Sidoarjo bersama LSM LIRA DPD Kabupaten Sidoarjo secara resmi menyatukan visi dan misi dalam memperkuat gerakan moral guna mewujudkan Sidoarjo yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh tokoh pegiat pemantau anggaran dari LSM GEMPAR DPD Sidoarjo, Gus Siswanto, yang menyatakan dukungan penuh terhadap sinergi lintas organisasi dalam mengawal tata kelola pemerintahan dan penggunaan anggaran publik.

Penyatuan visi dan misi ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antar organisasi masyarakat sipil, khususnya dalam menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan daerah. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta integritas dalam setiap kebijakan dan program pembangunan.

Ketua GRAIB JAYA DPD Sidoarjo menegaskan bahwa korupsi merupakan musuh bersama yang harus dilawan secara kolektif oleh seluruh elemen masyarakat.
“GRAIB JAYA DPD Sidoarjo berkomitmen menyatukan visi dan misi bersama LSM LIRA untuk mengawal pemerintahan yang bersih. Persatuan ini adalah kekuatan moral untuk memastikan Sidoarjo benar-benar bebas dari korupsi,” tegasnya

Sementara itu, LSM LIRA DPD Kabupaten Sidoarjo menyatakan kesiapan penuh untuk terus melakukan pengawasan, investigasi, serta pelaporan terhadap setiap dugaan penyimpangan anggaran maupun penyalahgunaan wewenang.
“Pemberantasan korupsi harus dilakukan secara berkelanjutan. Edukasi publik, transparansi, dan keberanian masyarakat untuk melapor merupakan kunci utama dalam menutup ruang praktik korupsi,” ujar perwakilan LSM LIRA.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati LSM LIRA DPD Kabupaten Sidoarjo, Winarno, SH., SE., M.Hum, menegaskan bahwa sinergi antarorganisasi masyarakat merupakan elemen penting dalam memperkuat pengawasan publik.

“LSM LIRA tidak akan kompromi terhadap praktik korupsi. Penyatuan visi dan misi ini adalah langkah konkret untuk memastikan setiap kebijakan serta penggunaan anggaran daerah berjalan sesuai aturan dan berpihak pada kepentingan rakyat,” tegas Winarno.

Dukungan kuat juga disampaikan oleh tokoh pemantau anggaran dari LSM GEMPAR DPD Sidoarjo, Agus Siswanto (Atos Siswanto). Ia menegaskan bahwa pengawasan anggaran harus dilakukan secara konsisten, berani, dan melibatkan partisipasi masyarakat.
“Sidoarjo harus bersih dari korupsi. Pengawasan anggaran adalah tanggung jawab bersama. Masyarakat tidak boleh takut bersuara ketika menemukan indikasi penyimpangan. LSM GEMPAR siap bersinergi untuk mengawal penggunaan anggaran agar tepat sasaran dan transparan,” tegasnya.

Dengan adanya dukungan lintas organisasi dan tokoh pegiat pemantau anggaran, gerakan ini diharapkan mampu memperkuat pengawasan publik, meningkatkan akuntabilitas pemerintahan, serta mempercepat terwujudnya Kabupaten Sidoarjo yang bersih, berintegritas, dan bebas dari korupsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *