Dugaan Pengelolaan Program P3A Bhakti Mandiri di Desa Duyung Jadi Sorotan Warga
MOJOKERTO –//Cakranusantara.online – Pelaksanaan Program P3A Bhakti Mandiri di Desa Duyung, Kecamatan Trawas, mulai menjadi perhatian setelah muncul keluhan dari salah seorang warga yang meminta agar pengelolaan program dilakukan secara transparan.
Menurut warga yang enggan disebutkan namanya pada awak media Selasa (04/08/2026), terdapat dugaan bahwa pengelolaan anggaran lebih banyak dikendalikan oleh kepala desa, sementara pekerjaan di lapangan diduga dilaksanakan oleh pihak ketiga atau dikontraktualkan. Warga tersebut berharap instansi terkait dapat melakukan klarifikasi dan pengawasan agar pelaksanaan program sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Perlu dicatat bahwa pernyataan tersebut merupakan klaim dari narasumber dan belum dapat diverifikasi secara independen. Pedoman umum Program P3-TGAI menekankan pelaksanaan secara swakelola oleh organisasi petani, bukan melalui kontraktor.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon mengenai dugaan tersebut, menurut pelapor, kepala desa tidak memberikan tanggapan dan sambungan telepon terputus. Hingga berita ini disusun, belum diperoleh klarifikasi resmi dari kepala desa maupun pengurus P3A Bhakti Mandiri.
Masyarakat berharap pemerintah desa, pengurus P3A, dan instansi terkait memberikan penjelasan terbuka mengenai mekanisme pengelolaan anggaran dan pelaksanaan pekerjaan agar tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat. (Bodeng)
