BUMDes Semampir Kelola 20% Dana Desa 2025 untuk Jual Beli Kambing, Dongkrak Ekonomi Khsusus Masyarakat Semampir Semakin Makmur
LAMONGAN – //cakranusantara.online – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Semampir, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan resmi merealisasikan 20% Dana Desa Tahun Anggaran 2025 untuk program ketahanan pangan hewani. Fokus program: pengembangan usaha jual beli kambing yang kini mulai meningkatkan pendapatan masyarakat.
Mandat 20% Dana Desa untuk Ketahanan Pangan
Sesuai Peraturan Menteri Desa Nomor 2 Tahun 2024 dan Keputusan Menteri Desa Nomor 3 Tahun 2025, minimal 20% Dana Desa wajib dialokasikan untuk program ketahanan pangan. Hasil Musyawarah Desa Semampir memutuskan BUMDes “Semampir” sebagai pengelola utama.
Ketua BUMDes, Desa Semampir, menjelaskan total alokasi 20% tersebut digunakan untuk 3 pos:
1. Pembelian bibit kambing jenis PE dan Jawa Randu sebanyak 40 ekor.
2. Modal usaha jual beli kambing di pasar hewan Sambeng dan sekitarnya.
3. Pelatihan manajemen pakan & kesehatan ternak untuk 25 peternak muda.
“Skemanya gaduh dan jual beli. Warga dapat bibit, dipelihara 4-5 bulan, lalu BUMDes beli lagi dengan harga pasar + insentif. Yang tidak gaduh bisa langsung jual ke BUMDes, kami yang pasarkan keluar desa,” ujar ketua BUMdes Sabtu (25/04/2026).
Dampak: Omzet Naik, Lapangan Kerja Terbuka
Baru 4 bulan berjalan, BUMDes Desa Semampir mencatat omzet Rp87 juta dari penjualan 62 ekor kambing ke pengepul Tuban dan Bojonegoro. Keuntungan bersih 20% masuk PADes, sisanya jadi bagi hasil peternak.
Siti Aminah, warga Desa Semampir mengaku terbantu. “Dulu hanya tanam padi. Sekarang pelihara 3 kambing dari BUMDes. 5 bulan dijual, dapat bersih Rp2,1 juta. Bisa buat biaya anak sekolah,” katanya.
Selain itu, program ini menyerap 7 pemuda desa sebagai tenaga pengangkut, pencatat transaksi, dan mantri kandang. Limbah kotoran kambing juga diolah BUMDes jadi pupuk organik dan dijual Rp2.500/kg ke petani.
Transparan dan Terukur
Kepala Desa Semampir, Kundari menegaskan semua belanja didukung nota, kuitansi, dan dokumentasi foto/video 0%-100% sesuai aturan LPJ Dana Desa. Laporan keuangan ditempel di papan informasi desa tiap bulan.
“Target akhir 2025, populasi kambing binaan BUMDes tembus 100 ekor dan bisa buka lapak sendiri di Pasar Sambeng. Kalau pangan hewani kuat, ekonomi warga ikut naik,” tutup Kundari selaku kepala Desa Semampir. (Red)

