FORSA Sebalong Matangkan Persiapan Imtihan Madrasah Hidayatul Mujahidin, Ketua Umum M. Sodik Serukan Dukungan Dunia Usaha
PASURUAN ||17 JANUARI 2026
MEDIA CAKRA NUSANTARA ONLINE — Komitmen pemuda dalam mendukung pendidikan dan syiar Islam kembali ditunjukkan oleh Forum Remaja Sebalong (FORSA).
Di bawah kepemimpinan M. Sodik, FORSA aktif menggelar rapat pembentukan panitia pelaksana sekaligus pembahasan pendanaan Imtihan Madrasah Hidayatul Mujahidin Sebalong yang insyaallah akan diselenggarakan pada 8 hingga 11 Februari 2026.
Rapat tersebut menjadi langkah strategis dalam mematangkan persiapan agenda tahunan
madrasah yang tidak hanya bersifat seremonial, namun juga sarat nilai pendidikan, kebudayaan, dan spiritualitas. Ketua Umum FORSA, M. Sodik, menegaskan bahwa imtihan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Imtihan ini bukan sekadar acara rutin, tetapi bentuk investasi akhlak dan masa depan generasi muda. FORSA hadir dan siap mengawal penuh agar kegiatan ini berjalan bermartabat dan memberi dampak nyata,” tegas M. Sodik.
Rangkaian kegiatan Imtihan Madrasah Hidayatul Mujahidin Sebalong telah disusun secara terstruktur. Hari pertama akan dibuka dengan karnaval santri sebagai simbol kebersamaan dan semangat pendidikan.
Hari kedua dilanjutkan dengan pentas seni, yang menampilkan kreativitas dan bakat santri.
Pada hari ketiga, agenda akan diisi dengan wisuda TPQ pada pagi hari dan wisuda madrasah pada malam hari sebagai puncak apresiasi bagi santri yang telah menuntaskan pendidikan. Rangkaian kegiatan akan ditutup pada hari keempat dengan Sholawat Akbar bersama Tim Hadrah Nurul Barokah Pasuruan.
Sholawat akbar tersebut rencananya akan dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Gus Ahkam, Mas Saihon, dan Mas Kafa, yang diharapkan mampu menambah kekhidmatan serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Sementara itu, pihak madrasah menyambut positif peran aktif FORSA. Kepala Madrasah Hidayatul Mujahidin Sebalong menilai sinergi pemuda dan lembaga pendidikan sebagai kekuatan utama dalam mencetak generasi berakhlak.
“Imtihan adalah bentuk pertanggungjawaban moral madrasah kepada wali santri dan masyarakat. Dukungan FORSA menjadi energi besar bagi kami dalam menjalankan amanah pendidikan,” ungkapnya.
Namun demikian, panitia mengakui bahwa penyelenggaraan kegiatan berskala besar tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, FORSA secara terbuka dan beretika mengajak dunia usaha, khususnya perusahaan tambang pasir CV Pasir Mas,CV berimin dan PT Indra Bumi Sentosa, untuk turut berpartisipasi sebagai bentuk tanggung jawab sosial terhadap lingkungan sekitar.
“Perusahaan yang beroperasi di wilayah Sebalong sudah sepatutnya hadir mendukung pendidikan dan kegiatan keagamaan. Ini bukan tuntutan, melainkan ajakan moral demi masa depan bersama,” tegas M. Sodik.
Sebagai penegasan, FORSA (Forum Remaja Sebalong) menyatakan sikap resmi:
Mendukung penuh pelaksanaan Imtihan Madrasah Hidayatul Mujahidin Sebalong sebagai agenda strategis pendidikan dan syiar Islam.
Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif demi suksesnya kegiatan.
Mendorong dunia usaha, khususnya CV Pasir Mas,CV berimin dan PT Indra Bumi Sentosa, agar menunjukkan kepedulian sosial nyata melalui dukungan terhadap kegiatan pendidikan dan keagamaan.
Berkomitmen mengawal pelaksanaan imtihan agar berjalan tertib, bermartabat, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat Sebalong.
FORSA meyakini bahwa kolaborasi antara madrasah, pemuda, masyarakat, dan dunia usaha merupakan kunci utama dalam membangun generasi yang berilmu, berakhlakul karimah, dan berdaya saing di masa depan.(Red)

