Tambang baru sanganom nguling tidak punya etika,GEMPAR siapkan aduan

PASURUAN — kamis 11 Des 2025 Mcn online 

Ketua Umum LSM GEMPAR, Doni Syahputra, melontarkan peringatan keras terhadap sebuah tambang baru yang dinilai beroperasi tanpa etika dan tanpa menghormati masyarakat sekitar. Doni kini tengah menyiapkan surat resmi kepada Satpol PP Pasuruan, DLH Pasuruan, ESDM Jawa Timur, Dishub Pasuruan, dan Polresta Pasuruan untuk meminta audit menyeluruh dan tindakan tegas.

Dalam pernyataannya, Doni tidak lagi menahan diri. Ia menyebut tambang tersebut telah bertindak sembrono, arogan, dan tidak beradab secara sosial.

> “Tambang ini menurut saya tidak punya etika sama sekali. Wong Jawa bilang tepo seliro, tapi mereka malah masuk wilayah masyarakat seperti raja kecil yang merasa tidak perlu menyapa, tidak perlu koordinasi. Ini jelas pelecehan terhadap masyarakat!” tegas Doni dengan nada keras.

Menurutnya, penggunaan jalan desa tanpa komunikasi adalah bentuk pengabaian terhadap hak masyarakat, sekaligus sikap arogan perusahaan yang hanya peduli pada keuntungan.

> “Jangan cuma bisa mengeruk tanah! Hormati masyarakat! Kalau tidak bisa, lebih baik angkat kaki daripada bikin masalah!” lanjutnya.

Doni menegaskan bahwa surat yang sedang dipersiapkan LSM GEMPAR bukan basa-basi, tetapi permintaan resmi untuk turun tangan, mengaudit, memeriksa izin, aktivitas, dan dampak tambang tersebut. Jika ada pelanggaran, menurutnya, perusahaan harus diproses tanpa kompromi.

Ia juga mengecam sikap diam perusahaan yang dinilai tak ubahnya ‘menyusup diam-diam’ tanpa menghargai kultur lokal.

> “Ini wilayah orang, bukan halaman belakang perusahaan. Jangan ugal-ugalan! Kami tidak akan diam ketika masyarakat dirugikan,” tegas Doni.

LSM GEMPAR memastikan bahwa mereka akan mengawal isu ini hingga tuntas. Jika perusahaan tidak segera memberikan klarifikasi dan menunjukkan itikad baik, GEMPAR siap membawa persoalan ini ke ranah hukum dan publik.

“Kalau mereka pikir masyarakat bisa diinjak-injak, mereka salah besar,” pungkas Doni.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *