PEREMPUAN TERGELETAK TAK SADARKAN DIRI DI SELOKAN — DIDUGA KORBAN KEKERASAN, POLISI DITANTANG UNGKAP PELAKU!
RUBRIK: KRIMINAL | HUKUM & KEAMANAN
Probolinggo, Rabu (08 April 2026) — Rasa aman warga kembali dipertanyakan. Seorang perempuan ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri di selokan di Dusun Mrico, Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Tongas, Rabu pagi.
Korban berinisial YL, warga Desa Watestani, ditemukan pertama kali oleh warga sekitar mrico desa tanjung Rejo dalam https://maps.app.goo.gl/WzkLDEsEp7trS61v6?g_st=iw mengenaskan.ditemukan luka di kepala dan memar di sekujur tubuh yang mengindikasikan adanya dugaan kuat tindak kekerasan.
“Korban ditemukan sudah tidak sadarkan diri di selokan. Warga langsung berupaya menolong sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak berwajib,” ujar salah satu warga berinisial SN.
Yang menjadi sorotan, berdasarkan temuan awal, tidak ada barang milik korban yang hilang. Fakta ini memperkuat dugaan bahwa peristiwa tersebut bukan tindak pencurian, melainkan murni aksi kekerasan atau penganiayaan.
Pihak kepolisian dari Polsek Tongas saat ini masih melakukan penyelidikan. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada kejelasan terkait pelaku maupun motif kejadian.
“Kami masih mendalami kasus ini, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan bukti di lapangan. Untuk sementara, tidak ditemukan adanya barang korban yang hilang,” ungkap pihak kepolisian.
Pernyataan tersebut justru memicu kekhawatiran publik. Sebab, jika benar tidak ada unsur pencurian, maka kuat dugaan korban menjadi sasaran tindakan kekerasan yang terencana atau brutal.
Tokoh masyarakat setempat pun angkat bicara dengan nada tegas.
“Kalau tidak ada barang yang hilang, ini bukan lagi kasus biasa. Ini murni kekerasan. Aparat harus bergerak cepat, jangan sampai pelaku berkeliaran dan membuat warga resah,” tegasnya.
Saat ini korban masih dalam kondisi di rawat Di RSUD bayeman dalam Kondisi syok dan trauma, sehingga belum dapat memberikan keterangan secara maksimal. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi aparat dalam mengungkap fakta sebenarnya.
Publik kini menunggu langkah nyata aparat penegak hukum.
Jangan sampai kasus ini berakhir tanpa kejelasan, apalagi jika pelaku bebas berkeliaran tanpa tersentuh hukum.
Jika dalam waktu dekat tidak ada perkembangan signifikan, maka wajar jika masyarakat mempertanyakan keseriusan aparat dalam menangani kasus yang jelas-jelas mengancam rasa aman warga.
Ini bukan sekadar kasus—ini ujian nyata bagi penegakan hukum di wilayah Tongas.(Tim)

