BAYANG-BAYANG KEKUASAAN DI BALIK TAMBANG TONGAS: AKTIVITAS TETAP BERJALAN, MUNCUL DUGAAN “TANGAN TAK TERLIHAT”

Probolinggo  — Jumat 3 April 2026

Aktivitas tambang di wilayah Tongas yang kembali berjalan pasca Rapat Dengar Pendapat (RDP) memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Pasalnya, hasil forum yang diharapkan menjadi solusi justru belum menunjukkan dampak nyata di lapangan.

Kesepakatan yang mengarah pada “menunggu hasil kerja sama antara pihak tambang dengan dinas terkait” dinilai belum mampu menjawab keresahan warga. Di sisi lain, aktivitas tambang yang tetap berlangsung memicu spekulasi adanya faktor lain di luar forum resmi.

Di tengah situasi tersebut, beredar dugaan di kalangan masyarakat terkait adanya peran oknum tertentu yang diduga memiliki pengaruh terhadap keberlangsungan aktivitas tambang.

Nama Junaedi, anggota DPRD dapil 6 dari fraksi PPP, mulai disebut dalam dinamika yang berkembang. Namun hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi maupun klarifikasi langsung terkait hal tersebut.

Mas Haifur, salah satu warga, menyampaikan pandangannya dengan nada penuh harap agar persoalan ini dapat dibuka secara terang.

“Kami hanya ingin semuanya jelas. Kalau memang ada yang berperan di belakang, sebaiknya disampaikan secara terbuka agar tidak menimbulkan asumsi di masyarakat,” ujarnya.

Situasi ini menunjukkan bahwa persoalan tambang di Tongas masih membutuhkan transparansi dan komunikasi yang lebih terbuka agar tidak berkembang menjadi polemik yang berkepanjangan.

Media Cakra Nusantara Online menilai, langkah klarifikasi dari berbagai pihak akan sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik serta memastikan bahwa setiap proses berjalan secara terbuka dan sesuai aturan.

Publik kini menunggu kejelasan—bukan sekadar dugaan, melainkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan secara bersama.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *