Jalur Sukorejo–Bangil Kian Rawan, Warga Lawatan Jadi Korban Pemukulan Brutal Geng Motor
PASURUAN, 30 November 2025 — Jalur Sukorejo–Bangil kembali menjadi sorotan setelah seorang warga Lawatan, RT 05 RW 09, Kecamatan Sukorejo, menjadi korban aksi kekerasan brutal oleh segerombolan geng motor pada Minggu pagi
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB, saat korban baru saja pulang berbelanja dari Pasar Sukorejo. Kondisi jalan yang masih sepi menjelang subuh membuat situasi semakin rawan. Saat melintas di salah satu titik menuju rumahnya, korban tiba-tiba dihadang oleh sekelompok pemuda yang diduga merupakan geng motor beranggotakan sekitar 35 orang.
Tanpa memberikan alasan apa pun, kelompok tersebut langsung menyerang dan memukul korban menggunakan benda tumpul. Akibat serangan itu, korban mengalami luka serius di bagian pipi dan wajah. Luka terbuka terlihat jelas pada area bawah mata, hingga darah mengalir ke bagian leher, menunjukkan kerasnya benturan yang diterimanya.
Warga sekitar yang mendengar keributan segera datang ke lokasi dan memberikan pertolongan. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan lebih lanjut.
Kejadian ini membuat warga setempat semakin resah. Mereka menilai jalur Sukorejo–Bangil belakangan ini menjadi titik rawan kejahatan, terutama pada malam hingga dini hari. Aksi geng motor yang berkeliaran tanpa pengawasan menjadi ancaman nyata bagi keselamatan pengguna jalan.
Warga pun meminta aparat Kepolisian Sukorejo untuk lebih menggencarkan patroli malam hingga menjelang subuh, khususnya di jalur Sukorejo–Bangil yang kerap sepi dan minim penerangan. Mereka juga mendesak agar gerombolan geng motor yang meresahkan ini segera ditindak tegas agar tidak menimbulkan korban berikutnya.
Peristiwa ini menjadi alarm bagi masyarakat dan aparat bahwa pengamanan di wilayah Sukorejo harus lebih diperketat, terlebih menyusul meningkatnya kembali aksi kekerasan oleh kelompok geng motor yang meresahkan.

