Di Duga Proyek Siluman, Pembangunan Rehab Gedung Sekolah SMK N 1 Sarirejo Tidak Ada Papan Plang Proyek (RAP)

Lamongan – //Cakranusantara.online – Diduga adanya praktek Proyek Siluman Pembangunan Rehab Gedung Sekolah SMK Negeri 1 Sarirejo, Kabupaten Lamongan Tidak Ada Papan Plang Proyek (RAP).

Sungguh miris disaat Pemerintah RI terus berusaha meningkatkan mutu pendidikan dan memberi bantuan sarana pendidikan hingga pelosok daerah, namun dalam pelaksanaan nya oleh pihak sekolah sering menjadi pertanyaan oleh masyarakat, salah satu nya pembangunan renovasi Rehab gedung sekolah SMK N 1 Sarirejo, namun saat awak media Cakranusantara Dan LSM meninjau tidak ditemukan adanya plang proyek sebagai suatu syarat pekerjaan yg menggunakan uang negara.

Keberadaan plang informasi proyek ini seharusnya nya memang ada dan harus di pasang agar dapat di lihat semua masyarakat yang mana bertujuan agar pelaksanaan setiap proyek dapat berjalan dengan transparans.

Dimana, melalui plang informasi proyek ini bertujuan untuk keterbukaan atau transparansi, mulai sejak pengerjaan awal hingga selesai pembangunan yang sifat nya dana dari pemerintah daerah maupun pusat yang di lakukan di badan publik.

Mengenai temuan di lapangan saat awak media melakukan konfirmasi dengan pihak Sekolah SMK N 1 Sarirejo, Tim investigasi di temui salah satu pengawasan pekerjaan dan juga Humas m mengatakan kalau papan informasi ada mas tapi kemarin mungkin kenak hujan atau angin, ” Ujar humas dan pengawasan pekerjaan, Di saat tim investigasi memintak untuk dokumen foto humas dan pengawasan hanya diam tak berkata pada Selasa (18/11/2025).

Awak Media Media Cakra nusantara.online mengatakan ” Sesuai dengan UU NO.14 THN 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik masyarakat berhak mengetahui pak ” jawab awak media.

Dengan tidak ada nya papan lnformasi proyek itu maka tidak diketahui berapa lama pengerjaan dan berapa anggaran total nya. kemudian tidak diketahui pula siapa kontraktor nya yang mengerjakan dan pengawasan pekerjaan tidak dapat dilakukan jika kondisi ini dibiarkan akan sulit dipantau oleh masyarakat.

Dengan tidak ada nya papan plang informasi proyek ini, maka pihak sekolah atau kontraktor tidak mengindahkan perpres No.7 thn 2012 tentang pemasangan papan plang proyek wajib dan keppres No 80 thn 2003 tentang pedoman pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah di wajibkan untuk memasang papan nama proyek ini semakin memperkuat apa juga yang di atur dalam UUD No.14/2008/tentang keterbukaan informasi publik (UU KIP).
(Bod)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *