Desa Tawun Kian Berbenah, Kepala Desa Purahman Tegaskan Komitmen Bangun Desa Lebih Baik

Ngawi || Cakranusantara.online –

Sejak resmi menjabat pada tahun 2023, Kepala Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, Purahman, mulai menata arah pembangunan desa dengan semangat baru. Ia berkomitmen membawa perubahan positif yang nyata, baik dalam aspek pembangunan infrastruktur, pelayanan masyarakat, maupun pemberdayaan ekonomi.

Salah satu prioritas utama yang sedang digarap Pemerintah Desa Tawun adalah sektor infrastruktur. Jalan desa yang selama ini menjadi keluhan warga karena berlubang dan sulit dilalui pada musim hujan mulai diperbaiki secara bertahap. Pavingisasi lingkungan juga terus dilakukan agar akses warga lebih nyaman.

Selain itu, sarana umum seperti balai desa, masjid, dan sarana olahraga mendapat perhatian khusus. Menurut Purahman, pembangunan infrastruktur adalah fondasi dasar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kalau jalan bagus, akses lancar, otomatis ekonomi warga juga terbantu. Pasar mudah dijangkau, hasil pertanian cepat terdistribusi, dan anak-anak sekolah pun lebih nyaman dalam beraktivitas,” jelasnya.

Tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, Purahman menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat menjadi prioritas utama. Pemerintah Desa Tawun kini berupaya menghadirkan pelayanan administrasi yang lebih cepat, transparan, dan ramah.

“Desa adalah garda terdepan dalam pelayanan masyarakat. Saya berjanji akan memberikan pelayanan semaksimal mungkin, tanpa diskriminasi. Warga harus merasa nyaman datang ke balai desa untuk mengurus berbagai keperluan,” kata Purahman.

Langkah nyata yang sudah dilakukan antara lain digitalisasi administrasi desa, penyediaan layanan khusus bagi lansia, serta penerapan sistem antrean yang lebih tertib. Hal ini disambut positif oleh warga, yang merasa lebih dipermudah dalam pengurusan surat dan dokumen.

Selain pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik, Purahman juga mulai merancang program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Desa Tawun memiliki potensi besar di bidang pertanian, peternakan, dan usaha mikro. Untuk itu, pemerintah desa menggandeng berbagai pihak untuk memberikan pelatihan, penyuluhan, dan dukungan modal bagi kelompok tani serta pelaku UMKM.

Tidak hanya itu, pemuda desa juga dilibatkan dalam program kreatif, seperti pelatihan kewirausahaan, keterampilan digital, hingga pengembangan komunitas olahraga dan seni budaya. “Kami ingin anak-anak muda Desa Tawun tidak hanya jadi penonton, tetapi ikut terlibat dalam pembangunan desa. Mereka adalah motor penggerak masa depan,” tambah Purahman.

Warga Desa Tawun menyambut baik langkah-langkah yang telah ditempuh. Salah satu tokoh masyarakat, Sutrisno, menyampaikan bahwa perubahan mulai terlihat. “Kami melihat ada perkembangan nyata sejak kepemimpinan baru ini. Jalan diperbaiki, pelayanan di balai desa lebih cepat, dan pemerintah desa terbuka menerima masukan. Harapannya pembangunan terus berlanjut dan tidak hanya berhenti di awal,” ujarnya.

Seorang ibu rumah tangga, Sulastri, juga mengaku terbantu dengan pelayanan yang lebih cepat. “Dulu kalau mengurus surat agak lama, sekarang lebih cepat. Kami juga senang karena ada program pelatihan untuk ibu-ibu agar bisa punya usaha tambahan,” tuturnya.

Meski berbagai pembangunan sudah mulai berjalan, Purahman mengakui masih banyak tantangan yang harus dihadapi. Keterbatasan anggaran desa menjadi salah satu hambatan, sehingga ia menekankan pentingnya mengelola dana desa secara transparan dan tepat sasaran. Selain itu, peran aktif masyarakat juga sangat dibutuhkan dalam menjaga hasil pembangunan agar tidak cepat rusak.

“Pembangunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah desa, tetapi juga seluruh warga. Gotong royong harus tetap dijaga, karena itu adalah kekuatan utama kita sebagai masyarakat desa,” tegas Purahman.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah kecamatan, kabupaten, hingga provinsi. Dengan adanya kerja sama yang baik, program pembangunan di Desa Tawun dapat berjalan lebih maksimal dan menyentuh semua lapisan masyarakat.

Desa Tawun Menuju Desa Mandiri, dengan visi pembangunan yang terarah dan kepemimpinan yang terbuka terhadap aspirasi warga, Desa Tawun perlahan namun pasti bergerak menuju desa yang lebih mandiri. Berbagai program pembangunan yang sudah berjalan diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat, memperkuat ekonomi desa, sekaligus menjaga kearifan lokal.

“InsyaAllah, dengan kebersamaan, kerja keras, dan doa, Desa Tawun bisa menjadi desa yang lebih baik, maju, dan sejahtera. Itulah tekad kami,” pungkas Purahman dengan optimis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *