Diduga Ulah Asusila, Warga Geram Tuntut Oknum Kaur Desa Cengkir, Yaitu Dimas Sigit Hariyanto Mundur Dari Jabatan
Bojonegoro – //Cakranusantara.online – Warga Desa Cengkir Kecamatan Kepuhbaru Kabupaten Bojonegoro, Dibuat geram dan meminta oknum Kaur Desa Cengkir yakni Dimas Sigit Hariyanto mundur dari jabatannya akibat dugaan mempunyai hubungan gelap dan sudah berhubungan Sex dengan seorang berenesial Silvia Ardany Wanita mudah dan beporos Cantik warga Desa Cengkir. Hingga masuk laporan ke polres Bojonegoro.

Dari keterangan salah satu warga Cengkir berinisial AP yang enggan disebut namanya pada awak media Cakranusantara mengatakan, warga disini sudah mendengar semua berita tersebut. Warga merasa Geram akan perilaku oknum perangkat Desa Cengkir yaitu Dimas Sigit Hariyanto yang merusak nama baik Desa Cengkir maupun kota kabupaten Bojonegoro telah tercoreng atas perbuatan yang diluar nalar.
“Jika itu benar, warga mendesak Dimas Sigit Hariyanto mundur dari jabatannya, karena mencoreng nama baik Desa Cengkir serta telah melanggar norma agama dan masyarakat,” tegasnya AP Rabu (26/11/2025).
Saat Tim investigasi media Cakranusantara dan LSM salah satu perwakilan Tim Si Rambut Jambul merah alias Bodeng mendatangi bersama Tim investigasi ke Kantor Desa Cengkir dan alhamdulillah ketemu langsung dengan kades Roslan selaku kepala Desa Cengkir mengatakan terkait anak asuhnya ataupun perangkat Desa sebagai Kaur umum Dimas Sigit Hariyanto sudah diberi peringatan tapi hanya secara lisan oleh kades Roslan dan sudah mediasi tapi belum ada titik temu, ” Ujar kades Roslan.
Dan seketika itu ada sedikit kejagalan maupun sedikit ada yang kurang pas penjelasan kades Roslan selaku kepala Desa Cengkir kecamatan Kepuhbaru Kabupaten Bojonegoro, seketika itu Tim investigasi media Cakranusantara dan LSM salah satunya si rambut jambul merah alias Bodeng mendatangi Rumah korban Silvia Ardany bertemu langsung dengan orang Tua Silvia Ardany mengatakan dan menjelaskan pada awak media bahwasanya terkait permasalahan Asusila yang mengakibatkan korban yaitu anak nya sendiri yang berenesial Silvia Ardany bahwasanya sudah selesai dengan berdamai secara kekeluargaan mas dan untuk pelaporan ke polres Bojonegoro sudah kita jabut pada hari kemarin, ujar orang tua Silvia Ardany saat memberi keterangan pada awak media Cakranusantara dan LSM.
Lanjut kita konfirmasi beberapa warga Desa Cengkir disini sudah lama banyak yang tidak suka dengan perilaku Dimas Sigit Hariyanto Namun, warga disini takut dan memilih hanya diam.
“Warga ingin melakukan aksi tapi takut dituduh provokator. Perilaku Dimas Sigit Hariyanto juga terkenal arogan dan pilih kasih memberikan bantuan kepada warga,” bebernya.
Lebih lanjut warga menegaskan, info dari warga sampai sekarang masih blm di jelaskan ke masyarakat atau musdes di Pendopo kantor Desa Cengkir.
Sementara itu menurut NA salah satu warga Desa Cengkir lainnya yang juga tidak berkenan disebutkan namanya, ia pernah melihat Dimas Sigit Hariyanto dan Silvia Ardany sedang makan berduaan di salah satu rumah makan daerah Bojonegoro dan dekat hotel.
“Pernah ketemu Dimas Sigit Hariyanto dan Silvia Ardany pada sore hari makan berdua di daerah Bojonegoro dan dekat wilayah Hotel Bojonegoro, dengan menggunakan sepeda montor,” ucapnya.
(Bodeng)


Foto korban kok malah disebarluaskan..aneh banget..
Malah orang tua korban mengatakan bahwa laporannya ditarik karena anaknya tidak jadi hamil