Dugaan Upaya Suap Wartawan di SMAN 1 Mantup, Humas Bungkam Soal Kepala Sekolah

Lamongan – //Cakranusantara.online – Dugaan upaya suap terhadap wartawan terjadi di lingkungan SMAN 1 Mantup. Peristiwa ini mencuat saat sejumlah wartawan berupaya menemui kepala sekolah untuk kepentingan konfirmasi.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, saat wartawan datang ke sekolah tersebut, mereka justru diarahkan untuk menemui pihak humas. Namun, alih-alih mendapatkan akses untuk bertemu kepala sekolah, wartawan diduga diberikan amplop berisi uang receh an sebesar Rp50.000.

Pemberian uang tersebut diduga sebagai bentuk upaya untuk menghindari wawancara atau konfirmasi lebih lanjut dari pihak media.
Saat dikonfirmasi, pihak humas SMAN 1 Mantup menyampaikan bahwa kepala sekolah, Mukrim, S.Pd., M.Pd., tidak dapat ditemui. Namun, alasan ketidakhadiran tersebut tidak dijelaskan secara rinci kepada wartawan.

Sikap tertutup ini menimbulkan tanda tanya, terlebih adanya dugaan pemberian uang yang dinilai tidak etis dalam hubungan antara institusi pendidikan dan insan pers.

Sejumlah wartawan menilai tindakan tersebut mencederai prinsip keterbukaan informasi publik serta berpotensi melanggar kode etik, baik di lingkungan pendidikan maupun dalam hubungan dengan media.

Tidak itu saja Humas juga menyampaikan bahwa siapapun yang datang ke SMAN 1 Mantup harus menunjukkan surat tugas resmi dari lembaga masing-masing.

” Lain kali bawa surat tugas ya mas , pesan bapak kepala sekolah yang baru siapa pun harus bawa surat tugas kalau mau datang ke sekolah ungkep humas pada senin, (13/04/2026).

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak kepala sekolah terkait dugaan tersebut. Kasus ini diharapkan menjadi perhatian pihak terkait untuk menjaga transparansi dan integritas di lingkungan pendidikan. (Bodeng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *