DLH Lamongan: Cairan Hitam di Persawahan Dumpi agung Belum Tentu Limbah, Petani Keluhkan Gatal dan Pedih

Lamongan – //Cakranusantara.online – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lamongan (DLH) memberikan pernyataan resmi terkait cairan berwarna hitam yang mengalir di area persawahan wilayah Dumpi agung, Kabupaten Lamongan.

Melalui Kepala Bidang (Kabid), dan Pengawas DLH ( Didin ) menyampaikan bahwa cairan tersebut belum dapat dipastikan sebagai limbah berbahaya. Menurutnya, perlu adanya kajian atau uji laboratorium untuk memastikan kandungan zat di dalam cairan tersebut.

“Kami belum bisa memastikan bahwa cairan hitam itu adalah limbah. Bisa jadi itu merupakan pupuk cair yang mengandung glukosa atau unsur lain yang biasa digunakan dalam pertanian,” ujar Didin DLH saat dikonfirmasi.

Namun demikian, sejumlah petani di wilayah Dumpi agung mengaku mengalami keluhan setelah bersentuhan langsung dengan cairan tersebut. Beberapa di antaranya mengeluhkan rasa gatal dan pedih pada kulit saat cairan hitam itu mengenai tangan maupun kaki mereka ketika berada di sawah.

Menanggapi pertanyaan terkait langkah atau tindakan yang akan diambil, pihak DLH menyampaikan bahwa untuk sementara waktu tidak akan melakukan tindakan apa pun.

“Kami tidak melakukan tindakan karena belum ada kepastian bahwa itu merupakan limbah yang mencemari lingkungan,” tambah Kabid.

Meski belum ada langkah konkret dari instansi terkait, para petani berharap adanya perhatian dan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan keamanan lingkungan serta kesehatan warga yang terdampak.

Situasi ini pun menjadi perhatian masyarakat, mengingat area persawahan merupakan sumber penghidupan utama warga setempat. (Bodeng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *