KABAR VIDEO TUMPUKAN UANG PILKADES BARENGKRAJAN, ASMONO KLARIFIKASI: “HASIL JUAL GUDANG BUAT BELI TANAH DAN TENDER BUKAN POLITIK UANG”
Sidoarjo – //Cakranusantara.online – Calon petahana Kepala Desa Barengkrajan nomor urut 3, Asmono, akhirnya buka suara terkait video tumpukan uang yang beredar dan dikaitkan dengan dugaan politik uang Pilkades. Asmono menegaskan uang dalam video itu bukan untuk Pilkades.
*Klarifikasi Asmono*
Ditemui di kediamannya, Senin (11/5/2026) siang, Asmono menjelaskan asal-usul uang tersebut.
> “Uang itu hasil saya jual gudang pribadi di daerah Krian untuk DP beli tanah di Barengkrajan. Rencananya buat usaha keluarga. Sama sekali tidak ada kaitannya dengan Pilkades. Saya tidak pernah memerintah tim untuk bagi-bagi uang ke pemilih,” tegas Asmono.
Asmono menunjukkan salinan Akta Jual Beli gudang tertanggal 28 April 2026 dan kuitansi DP pembelian tanah tertanggal 2 Mei 2026. “Silakan dicek ke notaris. Transaksinya legal, ada pajaknya, ada rekening korannya,” tambahnya.
*Bantah Narasi di Video*
Soal suara dalam video yang menyebut “untuk warga yang dukung Pak No”, Asmono menduga video itu dipotong atau diberi narasi tambahan. “Saya tidak kenal siapa yang merekam. Itu bukan suara saya dan bukan suara tim resmi saya. Kami sudah lapor ke Panwas agar diusut penyebar pertama,” ujarnya.
*Tanggapan Tim Pemenangan*
Ketua Tim Pemenangan Asmono, H. Sutikno, menyatakan sudah menandatangani pakta integritas anti-politik uang di depan Panitia Pilkades dan Forkopimcam Krian. “Kalau ada oknum mengatasnamakan kami, itu di luar tanggung jawab tim. Kami siap diproses kalau terbukti,” kata Sutikno. (Bodeng)

