Mantan Sekda Probolinggo Bantah Hadiri Musyawarah Desa Terkait Dana Talangan Ledokombo
PROBOLINGGO, Mcn Online — Susnan, warga Desa Ledokombo, Kecamatan Sumber, hingga kini belum mendapatkan kepastian mengenai pengembalian dana talangan yang ia keluarkan untuk perbaikan jalan desa. Upaya mediasi sebelumnya pernah dilakukan di tingkat kecamatan, namun proses tersebut sempat terhenti karena kondisi kesehatan Susnan yang menurun, sehingga laporan awal terpaksa dicabut.
Setelah kondisinya membaik, Susnan kembali menempuh jalur penyelesaian melalui Inspektorat Kabupaten Probolinggo. Ia datang bersama pendamping dari Squad Nusantara, yang kemudian memfasilitasi proses mediasi pada 17 November 2025 di Kantor Inspektorat Kabupaten Probolinggo.
Berdasarkan dokumen dan berita acara yang ditandatangani Pemerintah Desa Ledokombo dan Kepala Desa Masaendi, disebutkan bahwa musyawarah desa terkait dana talangan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo saat itu, H. Soeparwiono, beserta sejumlah pejabat dari Dinas PU, Kecamatan, dan Koramil.
Namun, ketika salah satu wartawan melakukan klarifikasi, H. Soeparwiono membantah dengan tegas keterlibatannya dalam kegiatan tersebut.
H. Soeparwiono (Mantan Sekda Probolinggo): “Mohon maaf, saya tidak pernah ada undangan dan tidak pernah hadir dalam acara tersebut. Terima kasih.”
Pernyataan tersebut memunculkan dugaan baru terkait adanya kemungkinan pemalsuan dokumen atau keterangan dalam berita acara musyawarah desa yang diterbitkan Pemerintah Desa Ledokombo. Terlebih lagi, dalam mediasi di Inspektorat, Kepala Desa Ledokombo, Masaendi, disebutkan mengakui tanda tangan pada sejumlah dokumen tersebut.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Inspektorat Kabupaten Probolinggo belum melaksanakan audit sebagaimana dimohonkan oleh pendamping Susnan. Menurut salah satu narasumber internal, proses audit masih menunggu antrean karena banyaknya berkas dan kegiatan pemeriksaan yang sedang berlangsung.
“Pelaksanaan audit menunggu giliran. Saat ini tim sedang melakukan audit di wilayah Paiton. Setelah itu kemungkinan akan turun ke Desa Ledokombo, Kecamatan Sumber,” ujarnya.
(Kholiq Cl)

