Misi Dagang Jatim–DKI Tembus Rp5,744 Triliun, Tertinggi Sepanjang Gelaran
Jakarta – //Cakranusantara.online – 03/03/2026, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin langsung Misi Dagang Provinsi Jawa Timur ke DKI Jakarta yang berhasil mencatatkan nilai transaksi fantastis sebesar Rp5,744 triliun. Capaian ini menjadi yang tertinggi sepanjang penyelenggaraan misi dagang antarprovinsi yang digelar Pemprov Jatim.
Kegiatan yang mempertemukan pelaku usaha, BUMD, hingga asosiasi dagang dari kedua provinsi tersebut menjadi ajang strategis untuk memperluas pasar produk unggulan Jawa Timur. Berbagai komoditas ditransaksikan, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, hingga produk UMKM dan industri olahan.
Khofifah menyampaikan bahwa misi dagang ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya konkret memperkuat jejaring perdagangan antardaerah sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok.
“Alhamdulillah, nilai transaksi kali ini menjadi yang tertinggi sepanjang gelaran misi dagang. Ini menunjukkan kepercayaan dan sinergi yang kuat antara pelaku usaha Jawa Timur dan DKI Jakarta,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan kerja sama antardaerah sangat penting dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional, terutama di tengah dinamika ekonomi global. Jawa Timur sebagai salah satu lumbung pangan nasional memiliki peran strategis dalam menyuplai kebutuhan berbagai daerah, termasuk ibu kota.
Selain transaksi dalam jumlah besar, kegiatan ini juga membuka peluang kemitraan berkelanjutan antara pelaku UMKM dengan buyer potensial dari Jakarta. Diharapkan, dampak dari misi dagang ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam peningkatan kesejahteraan petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil.
Pemprov Jatim optimistis pola kerja sama seperti ini akan terus diperluas ke berbagai provinsi lain guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat struktur perdagangan dalam negeri. (Bodeng)

