KLARIFIKASI: KEPSEK & P2SP TK DHARMA WANITA PERSATUAN TENGGOR BANTAH BERITA MIRING RENOVASI RP 463 JUTA
Gresik -//Cakranusantara.online – Pemberitaan terkait *Revitalisasi Satuan Pendidikan di TK Dharma Wanita Persatuan Tenggor, Kecamatan Balongpanggang* dengan anggaran *Rp 463.089.000* yang dimuat salah satu media, mendapat tanggapan dari pihak sekolah.
*Kepala Sekolah dan Ketua P2SP TK Dharma Wanita Persatuan Tenggor* menegaskan bahwa informasi yang beredar *tidak sesuai dengan kondisi di lapangan* dan dapat menimbulkan kesalahpahaman masyarakat.
*Renovasi Selesai Sesuai Spesifikasi & Layak Digunakan*
Pihak sekolah menjelaskan bahwa kegiatan revitalisasi yang mengacu pada *Inpres Nomor 7 Tahun 2025* ini telah dikerjakan sesuai *juknis, RAB, dan pengawasan* dari pihak terkait.
> “Semua pekerjaan revitalisasi sudah Berjalan kurang lebih 70% , Kami pastikan gedung sekarang lebih aman, nyaman, dan layak dibanding sebelumnya,” ujar Kepala Sekolah TK Dharma Wanita Persatuan Tenggor, Selasa (20/10/2026).
Terkait temuan adanya tembok retak, toilet tidak tertata, dan pengecoran jalan, pihak sekolah membantah.
> “Itu tidak benar. Semua bagian yang direnovasi sudah sesuai gambar kerja. Untuk tembok, WC, dan halaman sudah diperbaiki total. Kalau ada kekurangan kecil itu wajar karena proses finishing, dan sudah ditindaklanjuti pelaksana,” jelas Kepsek.
*Soal K3 dan Kualitas Pekerjaan*
Mengenai sorotan penggunaan K3 oleh pekerja, pihak sekolah menyebut hal tersebut menjadi tanggung jawab pelaksana dan pengawas.
> “Kami dari sekolah hanya pengguna. Untuk teknis pelaksanaan, APD, dan mutu itu ranahnya. Tapi sejauh pantauan kami, pekerjaan berjalan sesuai jadwal dan standar,” tambah Kepsek.
*Anggaran Digunakan Sesuai Peruntukan*
Ketua P2SP TK Dharma Wanita Persatuan Tenggor juga meluruskan terkait anggaran *Rp 463.089.000* dari APBN tersebut.
> “Dana itu digunakan sesuai peruntukannya untuk revitalisasi ruang kelas, WC, Pager Tidak ada yang dikurangi. Semua ada bukti dan laporannya. Kami terbuka jika ingin diaudit,” tegas Ketua P2SP.
Pihak sekolah juga meluruskan pernyataan soal “pembangunan lama”. Maksudnya adalah, sebelum revitalisasi ini, gedung memang dibangun secara swadaya/borongan sehingga banyak bagian yang sudah tidak layak. Karena itu lah program revitalisasi dari pemerintah ini sangat membantu.
> “Justru karena anggaran ini, gedung kami sekarang jadi lebih baik. Kami berterima kasih kepada Pemerintah. Jangan sampai niat baik ini diputarbalikkan,” ujarnya.
Langkah ini untuk memastikan semua informasi berimbang dan sesuai data di lapangan.
*Harapan Sekolah*
Pihak sekolah berharap media dapat memberitakan secara berimbang dan melakukan konfirmasi terlebih dahulu sebelum mempublikasikan.
> “Kami siap menerima saran. Tapi tolong cek dulu ke lapangan dan konfirmasi ke kami. Jangan sampai merusak nama baik sekolah dan program pemerintah yang tujuannya untuk anak-anak,” pungkas Kepsek.
*Catatan Redaksi*
1. Berita ini merupakan hak jawab dan klarifikasi dari pihak TK Dharma Wanita Persatuan Tenggor.
2. Redaksi http://Cakranusantara.online menjunjung *asas berimbang dan asas praduga tak bersalah*.
3. Redaksi terbuka untuk memuat klarifikasi dari semua pihak sesuai UU Pers No. 40 Tahun 1999.
Program revitalisasi ini diharapkan dapat terus mendukung peningkatan mutu pendidikan anak usia dini di Kabupaten Gresik. (Red)
