Pemkab Pasuruan Perbaiki Ratusan Titik Jalan pada 2026, Akses Sidogiri–Kaligoro Melalui (SDABMBK)

PASURUAN – Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan demi menunjang mobilitas masyarakat dan kelancaran aktivitas perekonomian. Pada tahun 2026, perbaikan infrastruktur jalan dilaksanakan di ratusan titik, termasuk ruas Jalan Raya Sidogiri–Kaligoro, melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Pasuruan.

Pekerjaan tersebut tidak hanya berfokus pada perbaikan badan jalan, tetapi juga mencakup pembangunan infrastruktur pendukung serta perbaikan sejumlah titik jembatan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas konstruksi jalan sekaligus menunjang keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang setiap hari menggunakan akses tersebut.

Perbaikan ruas Jalan Raya Sidogiri–Kaligoro menjadi salah satu upaya untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur yang lebih baik. Berbagai laporan dan komentar masyarakat turut menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam melihat kondisi serta kebutuhan penanganan jalan di lapangan.

Kepala Dinas SDABMBK Kabupaten Pasuruan, Sarinah Rostief, melakukan survei langsung ke lokasi untuk melihat kondisi jalan sekaligus meninjau pelaksanaan pekerjaan.
Penanganan infrastruktur tersebut mencakup pekerjaan pelebaran jalan dan pembangunan bagian pendukung konstruksi. Dengan demikian, peningkatan kualitas jalan diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga mendukung kelancaran transportasi dalam jangka panjang.

Perbaikan Jalan Diharapkan Dorong Aktivitas Ekonomi
Perbaikan jalan diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar mobilitas warga, mempermudah akses menuju tempat kerja, sekolah, pasar, serta pusat pelayanan masyarakat.

Kondisi jalan yang lebih baik juga berpotensi memperlancar distribusi barang dan jasa, mendukung aktivitas pelaku usaha, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah. Dengan akses transportasi yang memadai, perjalanan masyarakat diharapkan menjadi lebih nyaman dan efisien.

Selain badan jalan, perbaikan jembatan dan infrastruktur pendukung menjadi bagian penting untuk menjaga kesinambungan akses transportasi. Pelaksanaan pekerjaan yang sesuai spesifikasi teknis dan pengawasan yang baik diperlukan agar hasil pembangunan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Pengguna Jalan Diimbau Berhati-hati
Di sisi lain, selama pekerjaan berlangsung, masyarakat perlu memahami bahwa aktivitas konstruksi, terutama pelebaran jalan, berpotensi menimbulkan perlambatan arus lalu lintas dan ketidaknyamanan perjalanan.

Kepala Dinas SDABMBK Kabupaten Pasuruan, Sarinah Rostief, mengimbau masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut agar meningkatkan kewaspadaan selama masa pelaksanaan pekerjaan.

Mengingat proses pengerjaan membutuhkan waktu yang cukup panjang, pengguna jalan disarankan mempertimbangkan jalur alternatif yang terhubung dengan tujuan perjalanan masing-masing untuk menghindari potensi kepadatan maupun keterlambatan.

Masyarakat juga diharapkan mematuhi rambu-rambu pekerjaan, memperhatikan arahan petugas di lapangan, serta mengurangi kecepatan saat melintasi kawasan proyek demi menjaga keselamatan bersama.

Pemkab Pasuruan berharap pelaksanaan perbaikan infrastruktur jalan pada 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dukungan dan kerja sama antara pemerintah, pelaksana pekerjaan, dan pengguna jalan diharapkan mampu menunjang keberhasilan pembangunan tersebut.

Infrastruktur yang baik bukan sekadar jalan yang mulus, melainkan akses yang aman, nyaman, dan mampu menunjang aktivitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah dalam jangka panjang.

(Hr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *