CAKRA NUSANTARA ONLINE

Polri Peduli Pendidikan, Kapolres Pasuruan Ajak Pelajar SMKN 1 Bangil Hindari Tawuran, Narkoba dan Bullying

PASURUAN – Kapolres Pasuruan AKBP Irawan Setyono, S.H., S.I.K., M.H., menjadi pembina upacara dalam kegiatan Polri Peduli Pendidikan di lapangan SMKN 1 Bangil, Jalan Tongkol No. 3, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Senin (19/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 07.20 hingga 07.50 WIB tersebut diikuti sekitar 500 peserta, terdiri dari siswa, guru, serta jajaran Polres Pasuruan. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus menanamkan kesadaran kepada pelajar agar menjauhi perilaku negatif yang dapat merusak masa depan.

Turut hadir Kabagops Polres Pasuruan Kompol Muhammad Riza Rahman, S.I.K., Kasat Lantas AKP Jauhar Rizqullah Sumirat, S.Tr.K., S.I.K., M.H., Kasat Intelkam AKP Akhmad Santoso, S.H., Kasat Samapta AKP Rudi Santosa, S.H., M.H., serta PS Kasi Propam IPTU Achmad Kunaefi, S.H., M.H. Hadir pula Kepala SMKN 1 Bangil A. Syamsul Hadi, S.Pd., M.Si.

Dalam amanatnya, Kapolres Pasuruan memperkenalkan diri sebagai pejabat baru sekaligus mengajak para pelajar menjadi generasi penerus bangsa yang disiplin, berprestasi, dan bertanggung jawab.

Ia mengingatkan bahwa kenakalan remaja, tawuran, penyalahgunaan narkoba, serta pelanggaran lalu lintas masih menjadi perhatian bersama. Para siswa diminta menjaga pergaulan dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun nama baik sekolah.

Kapolres juga menekankan pentingnya memanfaatkan teknologi secara bijak untuk menunjang pembelajaran dan mengembangkan kemampuan diri. Selain itu, ia mengingatkan pelajar agar tidak melakukan perundungan atau bullying, baik melalui tindakan fisik maupun perkataan yang menyakiti orang lain.

Melalui program Polri Peduli Pendidikan, Polres Pasuruan berharap terjalin hubungan yang semakin erat dengan pihak sekolah serta meningkatnya kesadaran pelajar dalam menjaga keamanan, kedisiplinan, dan perilaku positif di lingkungan pendidikan.

Seluruh rangkaian upacara berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *